Aturan PSBB Di Jakarta Sebelum Pergi Belanja

BBCNews – Anies Baswedan menetapkan PSBB untuk DKI Jakarta yang diberlakukan mulai hari jumat sampai dengan dua minggu kedepan.Ini adalah salah satu strategi untuk mencegah penyebaran virus Corona dengan mengharuskan warga Jakarta untuk mengurangi aktivitas diluar rumah.Meskipun diwajibkan untuk tetap dirumah akan tetapi kebutuhan hidup tentu saja tetap harus dipenuhi.Sebelum pergi belanja untuk beli bahan pokok berikut ini ada beberapa aturan PSBB di Jakarta yang perlu diketahui

1. Supermarket Masih Dibuka
Penyebaran virus Corona masih dianggap sangat mengkhawatirkan.Masyarakat Indonesia yang terutama tinggal di ibu kota kini diminta untuk menjauhi keramaian dan tinggal dirumah dalam skala besar.Pertokoan yang menjual kebutuhan pokok akan tetap beroperasi selama masa PSBB,selain pasar dan supermarket untuk membeli bahan makanan,tempat yang menjual bahan bakar minyak,gas,energi dan barang penting lain juga akan tetap dibuka.

2. Tidak Boleh Naik Ojek
Meskipun banyak orang yang mengandalkan kendaraan umum ketika akan berbelanja akan tetapi ojek tidak diperbolehkan selama PSBB di Jakarta.Untuk menekan angka penyebaran Covid-19 ojek dilarang mengambil penumpang dan hanya diperbolehkan mengangkut barang.

“Kemarin sempat disampaikan bahwa ojek online,kita akan fasilitasi untuk bisa antar orang dan barang.Kemarin dalam pembicaraan dengan Kementerian Perhubungan, kita pandangan untuk bisa diizinkan,tapi belum ada perubahan di peraturan Menteri Kesehatan dan Pergub harus sejalan dengan rujukan Permen 9 Tahun 2020,maka kita atur ojek sesuai dengan pedoman pada Peraturan Menteri Kesehatan 9 Tahun 2020” kata Anies

3. Kendaraan Pribadi Diperbolehkan Asalkan
Opsi kendaraan yang sudah pasti aman untuk pergi ke supermarket ketika penerapan PSBB adalah kendaraan pribadi.Meskipun aktivitas dibatasi namun setiap orang bisa memakai kendaraan pribadi mereka untuk membeli kebutuhan pokok atau bekerja di sektor-sektor penting namun waktu operasional dibatasi yakni mulai jam 06.00 hingga 18.00

“Kendaraan pribadi diizinkan untuk digunakan hanya untuk bepergian memenuhi kebutuhan pokok jadi secara prinsip adalah dilarang bepergian menggunakan kendaraan kecuali untuk memenuhi kebutuhan pokok”jelas Anies

4. Tidak Banyak Yang Ikut
Biasanya tidak sedikit yang membawa keluarga atau assisten rumah tangga untuk ikut berbelanja namun selama periode pembatasan sosial berskala besar pastikan untuk tidak melakukannya dikarenakan sudah ada peraturan PSBB bahwa untuk tidak membawa penumpang lebih dari setengah kapasitas kendaraan serta aturan larangan untuk tidak berkumpul lebih dari lima orang.

5. Tidak Makan Di Restoran
Dianjurkan bahwa setelah mendapatkan bahan pokok masyarakat dianjurkan untuk langsung kembali kerumah.Salah satui hal yang dilarang untuk dilakukan adalah makan di restoran.Tidak ada dilarang untuk membeli di restoran dan dibawa pulang namun dilarang untuk makan di restoran.

“Semua makanan diambil,dibawa,tak ada dine in,(harus) take away.Bisa menggunakan delivery atau bisa datang ke warung dan dibungkus-dibawa”ujarnya.

“Intinya,bukan menghentikan usaha rumah makannya,tapi menghentikan interaksi antar orang di rumah makan”tambah Anies.

Dan tentunya jangan lupa untuk memakai masket setiap mau bepergian dan juga lupa juga untuk cuci tangan memakai sabun setelah berbelanja.Segera ganti baju yang kami pakai dan hindari untuk menyentuh wajah selama berbelanja.(Artikel Asli di Detik.com)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

×

Like us on Facebook